Artikel Terbaru
Dikirim: 24 April 2013

Olahraga basket merupakan salah satu olahraga high impact. Kejadian cedera pada saat berolahraga basket...

Dikirim: 16 March 2013

Akhir-akhir ini dilaporkan terjadi peningkatan kejadian stress pada anak-anak...

Dikirim: 18 February 2013

Pemanasan adalah hal yang rutin dilakukan oleh olahragawan profesional sebelum...

index artikel

Artikel Kesehatan

Olahraga Dapat Mencegah Kejadian Stres Pada Anak-anak
Dikirim: 16 March 2013

Olahraga Dapat Mencegah Kejadian Stres Pada Anak-anak

Akhir-akhir ini dilaporkan terjadi peningkatan kejadian stress pada anak-anak Penelitian terbaru yang dilakukan oleh perkumpulan ahli endokrinologi mengungkapkan bahwa olahraga dapat membantu anak-anak agar terhindar dari stress. Penelitian tersebut menemukan bahwa anak-anak yang mempunyai aktivitas fisik (olahraga) yang rendah ketika mengalami peristiwa yang berat cenderung untuk memproduksi hormon cortisol lebih tinggi jika dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki aktivitas fisik (olahraga) yang tingi. Hormon kortisol adalah hormon yang dikaitkan dengan penyebab terjadinya stress pada anak-anak maupun dewasa.

Keuntungan melakukan olahraga pada kesehatan fisik sudah lama diketahui, namun tidak banyak yang tau jika olahraga juga mempunyai dampak positif pada kesehatan mental. Salah satu penelitihan mengungkapkan bahwa olahraga rutin mampu membantu anak-anak untuk mendapatkan nilai lebih baik pada pelajaran matematika.

Menurut Silia Martikinen, dari  University of Helsinky, mengatakan “hasil penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran pada kesehatan mental dengan cara menjaga anak-anak dari pengaruh stres sehari-hari seperti berbicara didepan orang banyak”. Sejumlah 252 anank-anak ikut dalam penelitian ini. Peneliti melakukan penilaian aktivitas fisik dengan cara memakaikan alat pengukur perubahan kecepatan (accelerometer) pada anak-anak. Peneliti juga mengukur kadar kortisol dari sampel air liur. Anak-anak tersebut disuruh untuk mengerjakan soal-soal matematika dan diberi tugas untuk membaca buku cerita.

Para peneliti kemudian mengelompokkan anak-anak tersebut sesuai dengan tingkat aktivitas fisiknya. Didapatkan 3 kelompok yaitu anak-anak dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah. Setelah dilakukan pengukuran ditemukan bahwa anak-anak dengan aktivitas fisik yang tinggi tidak mengalami peningkatan kadar kortisol di dalam tubuhnya ketika melakukan tugas yang telah ditentukan. Sebaliknya terjadi peningkatan kadar kortisol pada anak-anak dengan aktivitas sedang dan peningkatan yang paling tinggi pada anak-anak dengan aktivitas fisik rendah.

Olahraga Mencegah Stres

Dari bebrbagai penelitian yang sudah dilakukan dapat kita tarik kesimpulan bahwa aktivitas fisik mampu menurunkan angka kejadian stres khususnya pada anak-anak. Namun harus tetap diperhatikan aktivitas fisik / olahraga yang akan dilakukan harus sesuai dengan umur dan kondisi fisik anak-anak tersebut


Halaman sebelumnya    Indeks Artikel