Artikel Terbaru
Dikirim: 24 April 2013

Olahraga basket merupakan salah satu olahraga high impact. Kejadian cedera pada saat berolahraga basket...

Dikirim: 16 March 2013

Akhir-akhir ini dilaporkan terjadi peningkatan kejadian stress pada anak-anak...

Dikirim: 18 February 2013

Pemanasan adalah hal yang rutin dilakukan oleh olahragawan profesional sebelum...

index artikel

Artikel Kesehatan

Pemeriksaan Penunjang Pada Cedera Olahraga
Dikirim: 24 April 2012

Diagnosa suatu penyakit merupakan hal yang paling mendasar dalam pengobatan dan pemulihan cedera olahraga. Segala bentuk terapi yang diberikan oleh tenaga medis harus berpatokan kepada diagnosa yang telah ditentukan. Oleh sebab itu  penentuan diagnosa yang tepat menjadi sangat penting bagi kepentingan penyembuhan penderita.
Seorang tenaga medis telah dibekali dengan kemampuan klinis pemeriksaan cedera olahraga agar dapat menentukan diagnosa cederaa dengan benar. Namun tetap diperlukan pemeriksaan penunjang untuk meningkatkan akurasi dari diagnosa yang akan ditentukan. Bahkan pada kasus-kasus tertetu peran pemeriksaan penunjang  menjadi sangat vital dalam menentukan diagnosa
Pemeriksaan penunjang yang paling dasar  dan sering dilakukan terdiri  dari pemeriksaan darah/laboratoris dan pemeriksaan pencitraan/foto. Pemeriksaan darah dilakukan dengan cara mengambil sebagian kecil darah penderita kemudian di kirim ke laboratorium untuk diperiksa apakah ada kelainan pada darah penderita yang mungkin berkaitan dengan cedera yang dialami.
Pemeriksaan pencitraan/foto merupakan pemeriksaan secara langsung untuk mengetahui kondisi cedera langsung pada tempatnya. Pada pemeriksaan ini dapat diketahui keadaan bagian-bagian tubuh yang mengalami cedera dari lapisan paling luar sampai ke lapisan terdalam tubuh penderita. Pemeriksaan pencitraan/fota yang paling sering dilakukan adalah Foto rontgen/sinar x, CT Scan dan MRI. Ketiga pemeriksaan tersebut mempunyai keunggulan masing-masing dan digunakan pada kondisi yang berbeda-berbeda


Halaman sebelumnya    Indeks Artikel